Ringkasan Kajian ust Abu Salma Muhammad
Mendidik anak sesuai Usia
PERTEMUAN 1
-
Mendidik anak memiliki tekhnik dan seni yang
harus dipahami oleh orang tua
-
Manusia memiliki fase-fase dari anak-anak,
remaja, dewasa dan lansia yang memiliki kekhususan masing-masing
-
Ibu yang mengandung harus membagi waktunya untuk
me time, couple time dan social time
-
Di fase mengandung seorang suami/istri mesti
memperbanyak taubat kepada allah, mempelajari ilmu parenting, menemani dan
menjaga istri, lebih sabar menghadapi istri, menunjukkan perhatian sepenuh
hati, serta memenuhi kebutuhan istri dan mempersiapkan diri menjelang
persalinan
-
Saat buah hati telah lahir ada beberapa hal yang
mesti dilakukan suami/istri
a.
Mensyukuri kelahiran bayi sebagai anugerah dari
allah
b.
Membagikan kabar gembira kepada keluarga
c.
Menyayangi anak dengan penuh kasih saying
d.
Menunaikan hak anak seperti memberi nama yang
baik
e.
Memperdengarkan anak kalimat thayyibah
f.
Mentahnik dengan kurma
g.
Mengaqiqah di hari ketujuh
h.
Mencukur rambutnya
i.
Khitan
j.
Menyusui hingga 2 tahun
k.
Memberikan perhatian pada anak
-
Setiap anak memiliki potensi yang harus
dibimbing antara lain potensi iman, potensi insting, potensi untuk menerima
ilmu, jenis kelamin, hawa nafsu dan perasaan/emosi negative dan atau positif
Tanya jawab
-
Kondisi baby blues jarang ditemukan dalam Tarikh
para salaf sehingga sifatnya kasuistik, factor pemicunya Adalah hormonal dan
factor eksternal, islam mengajarkan untuk sifat pertengahan dalam menghadapi
suatu kondisi, ibu yang baru melahirkan hendaknya sabar dan tawakkal dalam
menghadapi kesulitannya serta semakin dekat dengan allah, para ummahat di zaman
salaf senantiasa menguatkan dirinya karena yakin semua masalahnya akan dapat
dilewati sebab allah tidak akan menimpakan ujian diluar batas kemampuan
hambanya
-
Suami hendaknya dapat membantu dan mengurus
istri di masa-masa pasca melahirkan, memberikan dukungan dan kasih saying serta
tidak egois, karena kondisi istri sangat lemah setelah melahirkan
PERTEMUAN 2
-
Semua anak lahir dalam keadaan fitrah yakni
memiliki potensi keimanan dalam dirinya yang harus diarahkan sesuai petunjuk
islam
-
Ketika anak baligh mereka telah diberikan beban
syariat
-
Diantara potensi anak Adalah potensi iman,
potensi bertahan hidup, potensi keilmuan, hawa nafsu serta emosi
negative/positif
-
Anak-anak bayi juga memiliki fase motorik yang
membuatnya suka mengobservasi dan memperhatikan lingkungannya
-
Manusia diberikan oleh allah ilmu lewat
observasi terhadap lingkungan dan alam
-
Di usia 18-24 bulan anak-anak sudah mampu
berpikir, mengingat, melakukan problem solving, serta paham akan perkembangan
dirinya
-
Di masa awal perkembangan anak, indra
pendengarannya sangat berperan sehingga anak-anak harus banyak diperdengarkan
kalimat thayyibah dan dibacakan ayat-ayat alquran
-
Diantara Upaya Pendidikan anak di usia 0-2 tahun
a.
Diasuh dengan cinta dan kasih saying
b.
Memperdengarkan kalimat-kalimat thayyibah
c.
Mendoakan anak di depannya
d.
Ajak anak untuk bercerita
e.
Bacakan doa-doa harian saat anak akan tidur,
bangun tidur dan dalam aktivitas-aktivitas keseharian
f.
Bermain dan bercanda dengan anak
g.
Memperlihatkan anak ciptaan-ciptaan allah diluar
rumah
-
Di fase ini anak-anak hendaknya dibuatkan
kebiasaan dan rutinitas seperti tidur jam sekian, makan dan bermain sesuai
waktu yang ditentukan
-
Anak-anak pada fase 0-2 tahun siap menerima
arahan dan pembentukan sesuai yang diinginkan oleh orang tuanya
-
Imam alghazali mewasiatkan Pendidikan anak pada
5 poin pokok
a.
Mengajari ilmu kepada anak
b.
Mendisiplinkannya
c.
Mengajarinya akhlak mulia
d.
Menjauhkan dari sahabat yang buruk
e.
Mendidik anak hidup sederhana dan zuhur terhadap
dunia serta perhiasan dunia
Tanya Jawab
1.
Factor kecerdasan anak ditentukan bukan
semata-mata factor gen tapi Adalah Pendidikan sejak dini serta kebiasaan yang
diajarkan dan dilatih pada diri anak untuk cinta terhadap ilmu dan pengetahuan,
anak-anak juga mesti dibimbing untuk memiliki sifat rajin dan sabar dalam
menuntut ilmu
2.
Seorang ibu berusaha untuk tidak memarahi anak,
karena emosi negative seorang ibu akan dicontohi oleh anaknya, seorang ayah dan
ibu mesti hadir dalam mengarahkan anaknya, hendaknya meminta pertolongan pada
allah dan senantiasa muhasabah serta senantiasa meminta petunjuk dalam mendidik
anak
PERTEMUAN 3
-
Ghulam merupakan usia anak 2-7 Tahun
-
Fase umur anak 2 tahun keatas merupakan fase
golden age dalam diri anak
-
Stimulasi positif hendaknya senantiasa diberikan
pada anak 2 tahun keatas
-
Di fase 0-2 tahun anak belajar dengan
mengandalkan Indera sedangkan di fase 2-7 tahun anak belajar dengan
mengandalkan Indera visual selain Indera pendengarannya
-
Anak-anak yang salah dalam pengasuhan bisa jadi
menyimpang aspek psikologis dan biologisnya
-
Point pokok Pendidikan anak usia 2-7 tahun
a.
Memahami karakter anak serta perkembangan fisik,
psikis dan sosialnya
b.
Memahami kebutuhan anak dan memberikan kasih
sayang, perhatian serta kebersamaan
c.
Meluangkan waktu yang banyak untuk bermain
bersama anak
d.
Mempersiapkan anak untuk belajar beribadah dan
melatihnya sejak dini
e.
Menstimulasi anak agar potensinya bisa tumbuh
f.
Melakukan deteksi dini pada anak agar bisa
mencegah munculnya penyimpangan
-
Karakteristik anak
a.
0-2 tahun : kemampuan eksplorasinya sudah
berkembang, mereka mendengar, meniru dan mengamati, meraba dan mengecap hal-hal
di sekitarnya disertai perkembangan motorik dasar
b.
2-4 tahun : anak-anak sudah mulai memiliki
kemampuan berbahasa, pintar berceloteh dan sudah muncul emosi negative/positif
c.
Usia 4-6 tahun : anak-anak mulai aktif bergerak,
perkembangan otot dan motoriknya sudah sangat baik serta mereka sangat aktif
bermain, rasa tahunya telah muncul pesat
d.
Usia 6-7 tahun : anak sudah mulai mengembangkan
sifat social dan memiliki kemampuan Analisa sederhana terhadap lingkungan
-
Membangun pola perilaku social anak usia 2-7
tahun
a.
Ajarkan anak contoh dan teladan yang baik agar
mereka bisa meniru
b.
Ajarkan anak tentang kompetisi namun,
mengajarkannya untuk berkompetisi positif dalam rangka mengembangkan diri
c.
Mendidik anak untuk bekerjasama
d.
Menumbuhkan sifat empati, simpati dan berbagi
kepada sesama
-
Membangun sifat kematangan social anak usia 2-7
tahun
a.
Mengajari anak hidup mandiri, memakai baju,
mengurus diri dan tidur sendiri
b.
Ajarkan anak sifat disiplin dan komitmen
c.
Mengajak anak untuk aktif bergerak dan bermain
serta berolahraga
d.
Mengajak anak untuk terbiasa membereskan tempat
tidur dan mainnannya
e.
Mengajarkan anak untuk berkomunikasi dan
bersosialisasi, memiliki sifat empati dan Kerjasama dengan lingkungannya
-
Membangun kemandirian anak
a.
Mengajarkan anak sifat tauhid dan tawakkal
kepada allah serta bergantung kepada allah
b.
Mengajarkan anak agar memilkiki sifat inisiatif
dan kreatifitas
c.
Mengajarkan anak memiliki dan mengetahui
konsekuensi dari pilihannya
d.
Mengajarkan anak sifat bertanggung jawab
e.
Mengajarkan anak untuk mandiri
Tanya jawab
1.
Manusia memiliki sifat jahil dan dzalim maka
hendaknya senantiasa upgrade ilmu terutama tentang parenting dan bertaubat
kepada allah serta memohon hidayah untuk dapat mendidik anak dengan benar
2.
Boleh menjadikan tontonan positif seperti kisah
nabi dan para sahabat sebagai media pembelajaran untuk anak, mengajak anak
berzikir, melihat ciptaan dan kebesaran allah di alam semesta ini

Comments
Post a Comment