PERTEMUAN 5
-
Fase 2- 7 Tahun merupakan fase emas Pendidikan
anak
-
Fase 2-7 Tahun merupakan fase bermain anak,
hendaknya orang tua memfasilitasi, mendukung dan membebaskan anak-anak untuk
bermain
-
Nabi menunjukkan kasih sayang dan biasa bermain
dengan anak-anak menunjukkan sifat mulia beliau pada anak-anak
-
Nabi pernah menggendong Umamah saat beliau
sedang shalat, dalam hadis ini nabi menunjukkan kasih sayang pada anak dan
menggandengkannya dengan aktivitas shalat, begitupula nabi pernah sujud lama
karena cucu beliau sedang duduk lama diatas punggungnya saat nabi sujud
-
Hadis diatas menunjukkan toleransi Nabi yang
tinggi pada anak-anak, walaupun nabi sedang shalat beliau tetap memberikan hak
anak-anak
-
Inti utama fase perkembangan 2-7 tahun ialah
orang tua hadir dan aktif menemani anak-anak bermain sehingga mereka merasa
aman dan gembira dalam bermain
-
Peneliti menjelaskan bahwa penyimpangan psikis
anak karena kesalahan Pendidikan dan pengasuhan usia 2-7 tahun
-
Diantara sifat anak di usia 2-7 tahun
a.
Banyak bergerak dan bermain
b.
Meniru apa yang dia lihat
c.
Suka membantah
d.
Belum tahu baik dan buruk
e.
Banyak bertanya
f.
Memori yang tajam
g.
Senang dipuji
h.
Senang bermain
i.
Senang berlomba
j.
Berpikir imajinatif
k.
Mudah mempelajari satu skill
l.
Perkembangan Bahasa sangat cepat
m.
Emosi yang tinggi
Tanya jawab
-
Anak-anak usia 2-7 tahun mesti diajari untuk
mengontrol emosi, memberikan empati pada perasaannya, serta membangun
komunikasi yang menyentuh hatinya
-
Orang tua berusaha membangun koneksi sebelum
mengoreksi anak
-
Kelelahan dalam mengurus rumah hendaknya
senantiasa diyakini sebagai ladang pahala dan meyakini bahwa allah pasti akan
memberikan pahala jika kita Ikhlas dan sabar
-
Jika anak marah ajarilah untuk duduk,
beristigfar dan sebagai orang tua mendengarkan keluhan anak
-
Motivasi anak untuk berusaha dan memiliki sifat
tawakkal kepada allah serta meyakinkan anak bahwa usaha dalam kebaikan akan
diberikan pertolongan oleh allah
-
Jangan menjudge diri sebagai orang tua gagal,
tapi teruslah muhasabah, evaluasi diri dan upgrade ilmu serta perbanyak doa,
mendidik anak merupakan proses terus menerus yang kita sebagai orang tua juga
harus banyak bertawakkal kepada allah disertai usaha yang maksimal
-
Nabi Nuh Alaihissalam tetap terus menasehati
anaknya, bahkan Ketika banjir besar telah datang beliau tetap memanggil anaknya
untuk ikut bersama dengan dirinya
-
Komunikasi yang baik dengan anak lahir dari
keikhlasan, ketulusan dan kasih sayang pada anak

Comments
Post a Comment